Sate Padang by MACHE YUFRITA NOGE

Bahan:

1 kg daging sapi utuh yg agak berurat (saya ga suka lidah

atau jerohan kalo utk Sate Padang, jadi pakai daging sapi saja :))

Asam jawa 1 mata (harusnya asam kandis, tetapi saya lebih

suka pakai asam jawa :))

Tusuk sate

Air secukupnya

Garam dan gula

Bumbu halus:

Bawang merah 5 butir

Bawang putih 3 siung

Cabe merah 2buah

Cabe rawit 5 biji ( kurangi atau tambahi sesuai selera)

Kunyit 1 ruas jari

Jahe 1 ruas jari

Lengkuas, 1 ruas jari

Ketumbar 2 sdm

Jinten 1 sdm

Rempah daun:

Daun jeruk 3 lembar

Daun kunyit 1 lembar

Sereh 1 batang

Minyak oles:

Gajih/lemak sapi 100 gr

Minyak goreng 4 sdm

Bawang merah 3 butir, iris halus

Jahe 3 iris tipis, cincang halus

Merica dan garam secukupnya

Tambahan bahan saos/kuah kental:

Tepung beras 1 cup “kira2 aja sesuai banyaknya sisa

kuah rebusan daging tadi”

Tepung tapioca/maizena 1 sdm (ga pakai juga ga pa2)

Air utk melarutkan tepung secukupnya.

Bahan pelengkap:

Lontong dan bawang goreng

Cara:

Ungkep daging 2 hari sebelum dibakar agar bumbunya meresap

ke dalam daging.

Blender semua bumbu halus dan sisihkan

Panaskan air 1/2 panci hingga mendidih lalu masukkan bumbu

halus, rempah daun, asam jawa, garam dan gula. Ga lama setelah itu, masukin

dagingnya.

Biarkan mendidih hingga 20 menit dan matikan kompornya.

Keesokan harinya panasi lagi hingga mendidih lalu angkat dagingnya dan potong2

sesuai selera. Masukkan kembali potongan daging tadi ke dlm kuahnya dan biarkan

dingin “agar bumbunya meresap”

Setelah dingin, saring kuahnya ke dalam panci lain dan

biarkan hingga kuahnya benar2 ke saring semua.

Setelah itu, pindah kan potongan2 daging yg sudah disaring

tadi ke dalam wadah dan aduk rata “agar sisa bumbu yg ke saring bisa

kebalur dg dagingnya” Buang rempah daunnya dan mulai nusuk potongan2 sate

ke tusukan sate dan sisihkan.

Minyak oles:

Panaskan minyak goreng, lalu masukkan gajih yg sudah dibalur

dg garam dan merica, oseng2 hingga lemaknya menciut lalu masukkan irisan bawang

merah dan jahe. Terus menggoreng hingga bawangnya kecoklatan. Angkat dari

kompor dan masukkan sedikit minyak goreng yg dingin “kira2 1 sdm utk

menghindari bawangnya hangus”

Angkat gajih yg udah digoreng tadi dan cemplungi gajihnya

kedalam kuah bumbu hasil rebusan daging tadi.

Utk saos/kuah kentel:

Panaskan kembali kuah bumbu hingga mendidih dan gajihnya

ngembang lagi. Setelah itu, angkat dan biarkan kuahnya dingin.

Campur tepung beras dan tepung tapioca, lalu masukkan air

dan aduk hingga rata. Kemudian masukkan ke dalam kuah berbumbu yg sudah dingin.

Buang gajihnya, Lalu didihkan diatas api sedang sambil terus diaduk2 hingga

kental “jangan sekali2 ninggalin kuah kentel ini krn kalo ga diaduk2

terus, tepungnya akan ngendap didasar panci dan misah dg kuahnya”

Angkat sebentar dari api, lalu cicipi, tambahi garam dan

gula kalo kurang asin. Kemudian panasi lagi sambil diaduk2 terus hingga meletup

letup dan angkat. Jika perlu saring kembali agar kuahnya smooth (ga berbutir,

tetapi kalo adukannya bagus, Insya Allah ga akan berbutir2 dan ga perlu

disaring)

Bakar sate yg sudah ditusuk tadi hingga kecoklatan/sebentar

saja “sebelum dibakar, satenya dibalur dg minyak oles

terlebih dahulu agar satenya tidak kering”

Sajikan sate Padang dg bahan pelengkap dan enjoy

 

Mie Aceh by MACHE YUFRITA NOGE

Mie Aceh ala M√Ęche

Bahan:

1/2 kg mie basah (fresh egg noodle)

50 gr. udang yg masih berkulit (biar manis)

50 gr kepiting, bersihkan n belah 2

50 gr daging sapi (iris kecil2 tapi jangan terlalu halus)

Kalo ga suka seafood, boleh pake 100 gr daging sapi aja.

Sayurannya:

150 gr. toge

150 gr daun kol, iris kasar

1 buah tomat ukuran sedang, potong2 kasar

4 batang daun bawang, rajang kasar

6 batang daun seledri, rajang kasar

Bumbu:

2 buah cabe merah (kalo ga suka pedes, buang bijinya)

4 buah cabe kering (buang bijinya)

4 butir bawang merah + 2 butir utk menumis

3 siung bawang putih

2 biji kemiri

Jahe 1 ruas jari

1/2 bawang bombay, rajang utk menumis

merica bubuk seujung sdt

Cuka 1/4 sdt

kecap manis n asin secukupnya

Garam n gula secukupnya

Minyak utk menumis

Air kaldu secukupnya

Cara:

Blender semua bumbu sampe halus.

Panaskan minyak, tumis bawang bombay, aduk2 lalu masukkan

rajangan bawang merah, aduk sesekali hingga layu. Masukkan irisan daging, aduk2

lagi hingga daging berubah warna.

Masukkan bumbu yg udah diblender, tambahkan merica. Tumis

hingga agak mengering.

Tambahkan kepiting, masak beberapa saat sampe kepitingnya

berubah warna lalu tambahkan air agar kepitingnya mateng, masak hingga bumbunya

agak kering, lalu masukkan udang, aduk2 hingga udang berubah warna, lalu aduk

rata. Kecilkan api kompor, Masukkan mie dan semua sayur (saling bertumpukan dan

jangan diaduk). Tambahkan garam, gula, cuka, kedua kecap n setengah gelas air

kaldu “pokoknya tumpuk semuanya diatas mie dan jangan diaduk”. Lalu

tutup mienya selama 5 menit.

Buka penutupnya, aduk mie sampe rata. Besarkan api ke sedang

panasnya, Cicipi mienya, kalo kurang garam ato gula, ya….ditambah atuh…*v*.

Oseng2 lagi sampe keluar asapnya dari mie (itu tandanya udah mateng!)

Kalo mau mie rebus, banyakin airnya sebelum mie dll

dimasukkan ke tumisan bumbu dan seafood, tunggu mendidih baru masukin mie dll.

Angkat n sajikan dg taburan bawang goreng, irisan timun,

acar bawang cabe rawit n emping! Oh… Drooliiiing…. ^o^

Selamat masak…. Yang penting PEDE…

Utk acar bawang n cabe rawit:

Saya ga pakai takaran pasti hanya main campur dan icip saja.

Ini cara buatnya:

Iris2 kasar bawang merah kira2 10 butir, bersihkan cabe

rawit kira2 10 buah dan sisihkan

Campur cuka dan air hangat, masukan garam dan gula lalu

cicipi, kalo kurang cuka atau air atau garam dan gula, tambahi sedikit demi

sedikit sampai dapat campuran yg pas menurut selera masing2. Biarkan agak

dingin dikit airnya “suhu ruangan” lalu masukkan cabe rawit dan

irisan bawang. Aduk rata dan tutup “saya suka masukin ke Tupperware kecil

lalu masukkan ke kulkas”. Biarkan acarnya meresap selama paling kurang 3

jam “saya suka buatnya dimalam hari utk dikonsumsi esok harinya”