Product Review: ancient tooth Oil

Sebetulnya ini adalah oil atau minyak herbal pengganti pasta gigi, bentuknya lebih cair dan mudah digunakan..

WP_20140927_05_02_33_Pro

Awal ketetarikan menggunakan essential oil sebagai pengganti pasta gigi adalah karena permasalahan gigi saya yang tidak kunjung menunjukan perbaikan.

Sejak kelahiran anak pertama, saya sudah mengalami permasalahan dengan gigi berlubang. Banyak mitos yang mengatakan bahwa kalsium gigi ibu terhisap oleh sang bayi, terutama ketika bayi masih menerima ASI. Saya sudah mengkonsumsi suplement vitamin dan mineral bahkan yang mahal sekali pun untuk menjaga asupan kalsium untuk menjaga kesehatan gigi saya, janin dan bayi. Tapi ternyata hingga anak keempat lahir, permasalahan gigi berlubang tidak kunjung berhenti hingga berujung pada keputusan pencabutan gigi. Tidak enak sejali rasanya makan dengan gigi palsu. Dan plak pada gigi saya juga tidak kunjung berkurang, carriers gigi justru bertambah dan rasa ngilu ketika memakan makanan dingin bahkan berkumur dengan air dengan suhu normal (keran) Membuat gigi saya ngilu.

Saya akui, saya mempunyai kebiasaan buruk sejak anak pertama lahir hingga anak keempat saya lahir. Karena kesibukan mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga, saya tidak memperdulikan asupan gizi saya. Karena dalam pikiran saya, saya harus segera mengerjakan tugas-tugas itu sehingga tidak memperdulikan sarapan, makan siang atau makan malam saya. Setiap bagun pagi yang ada dalam pikiran saya adalah segera mengerjakan semua tugas itu. Saya tidak pernah sarapan atau makan siang. Saya memakan apa saja yang tersisa dimeja makan. Tidak pernah saya duduk menikmati sarapan ataupun makan siang saya. Jadi saya lebih sering memakan roti, kue atau sisa makanan anak yang tidak habis untuk sarapan atau makan siang. Jadi saya berpikir suplemen sudah cukup menjaga gizi saya berimbang.

Puncaknya setelah kelahiran anak keempat ini, gigi saya semakin banyak yang harus dicabut karena sudah tidak mungkn lagi dilakukan perawatan akar gigi. Padahal saya sudah melakukan perawatan dasar gigi saya berupa menyikat gigi setelah sarapan dan sebelum tidur, menggunakan dental floss ketika menyikat gigi sebelum tidur, berkumur setelah selesai makan, juga mennggunakan mouthwash. Ternyata oh ternyata perawatan itu tidak membawa perbaikan. Dan saya tidak mau berakhir menggunakan gigi palsu. Karena rasanya sangat tidak nyaman.

Akhirnya saya mulai melakukan research apakah penyebab terjadinya permasalahan pada gigi saya dan juga berkonsultasi dengan dokter gigi langganan saya.

Permasalahan saya adalah asupan gizi yang tidak seimbang, pola makan yang tidak baik (makan setiap saat atau ngemil karena saya tidak punya waktu untuk menyiapkan makan sehat untuk diri sendiri, keluarga yang selalu saya dahulukan) dan pasta gigi yang tidak efektif.

Dengan segala upaya saya merubah asupan gizi saya dengan mengubah pola makan saya dan gaya hidup saya untuk lebih teratur dan berolahraga sebelum mengerjakan tugas rumah tangga.

Untuk kalsium dan mineral saya percaya pada manfaat daun kelor ( saya akan tulis pada catatan terpisah) dan rutin mengkonsumsinya.

Untuk perawatan gigi saya melakukan banyak perubahan. Setelah perawatan gigi terakhir 3 bulan yang lalu ( saya harus melakukan operasi pencabutan 2 gigi geraham, pembersihan karang gigi, penambalan 3 gigi dan perawatan akar 3 gigi. Dan masih ada sisa 1 gigi yang harus dicabut dan 2 gigi lagi untuk ditambal karena carries nya sudah cukup dalam dan membuat saya ngilu setiap tersentuh air atau digunakan untuk mengunyah) saya menemukan informasi bahwa pasta gigi saya tidak efektif membersihkan gigi saya juga proses pembersihan dengan dental floss dan mouthwash tidak membuat gigi saya bersih dan hilang dari masalah carries.  Dan saya sudah mencoba hampir semua brand pasta gigi yang diiklankan di televisi kecuali  yang dijual di online shop. Sampai yang berbusa banyak hingga tidak menggunakan detergent.

Pastagigi yang ada di pasaran berisi zat-zat yang saling bertolak belakang untuk bisa bekerja sama memberikan perlindungan dan perawatan pada gigi. Karenanya, semakin hari permasalahn gigi berlubang dan carries tidak pernah kunjung selesai.

Setelah membaca dan mencari lebih dalam sebenarnya kita dapat membuat sendiri pasta gigi yang natural dan efektif. Saya bereksperiment dari beberapa resep yang tersebar di dunia maya disesuaikan dengan bahan tersedia. ( saya akan  buat dalam catatan tersendiri). Hasilnya mengejutkan sekali. Gigi saya yang setelah perawatan terakhir dan penggantian pasta gigi yang diiklankan baik untuk mengatasi gigi sensitif dimana saya masih merasakan ngilu dan tidak bersih pada gigi dan carries kembali muncul. Setelah 2 minggu menggunakan resep natural toothpasted itu menunjukan kemajuan yang membuat saya kagum. Gigi saya lebih cerah dari sebelum penggunaan. Carries di sela gigi menipis. Rasa ngilu setiap berkumur dengan air bersuhu ruang hilang. Mulut tidak terasa kering. Bagus sekali khan!!!. Sayangnya rasa  pasta gigi buatan saya ini kurang nyaman dimulut ketika digunakan. Rasanya asinnnnn sekali.

Akhirnya aku berkonsultasi dengan pemilik greenmommy, mbak Deasi Srihandi. Beliau menyarankan untuk menggunakan herbal oil ini.

Ancient tooth oli ini terdiri dari essential oil yang bermanfaat untuk membersihkan gigi dan men-demineralisasi gigi yang bermasalah seperti saya hadapi. Essential oil yang digunakan antara lain: Oregano oil, cinnamon essential oil*, clove essential oil*, peppermint essential oil*, tea tree essential oil, thyme oil, cendana essential oil*. (*organic)

Cara menggunakannya juga mudah. Cukup teteskan pada sikat gigi yang kering sebanyak 2-3  tetes, lalu sikat mulai dari gigi geraham.

Rasa tooth oil ini sangat segar karena mengandung peppermint, bersih kesat, dan wangi.  Ada sedikit rasa manis tetapi bukan berasal  pemanis, tapi dari essential oil. Sehingga aman bagi anak-anak.

Yang kurang adalah kemasan tooth oil ini kurang nyaman digunakan. Aku lebih suka jika kemasannya diganti dengan tutup pipet, dibandingkan dengan tutup drops. Karena sulit untuk mengeluarkan tetes oilnya. Namun botol kecil ini mudah dibawa.

Rasanya senang sekali akhirnya permasalahan gigi saya teratasi. Walaupun  masih ada PR untuk cabut satu gigi lagi yang memang sudah mati dan pecah/rapuh. Tapi masalah lainnya berhenti. Dengan hilangnya rasa ngilu artinya carries gigiku teratasi juga tanpa harus ditambal.

Jika anda tertarik dengan produk ini bisa anda peroleh disini. Tersedia juga untuk anak-anak. Dan anak ku suka tooth oil ini dibandingkan pasta gigi anak-anak. Dan carries dan bengkak pada gusi (abses) anakku juga hilang.

Iklan

Catatan harian popok: Review Pocket Diaper Lokal

Kali ini saya akan memberikan perbandingan popok kain yang saya pilihkan untuk anak saya selama 3 tahun ini. Review akan bertahap sesuai jenis popok.
Hampir semua popok kain saya adalah produksi dalam negeri. Berikut brand pocket berdasarkan tahun pembelian, review berdasarkan hasil penggunaan minimal 2 bulan terakhir:

  • Enfiesta limited(2012, 2013)
  • Gg original (2011)
  • Enphilia original (2011)
  • Enphilia crispy (2011, 2013)
  • Cluebebe pocket classic (2013)
  • Eco g (2013)
  • Mommiluna (2013)
  • Minikinizz leflat (2013)
  • Minikinizz kyut (2013)
  • Pempem! Velcro (2013)
  • Honey dew echo (2013)
  • Nathabam side aplix (2012,2013)
  • Zigie Zag first edition (2011)

Review akan saya bagi berdasarkan pocket dan insert bundling dari masing-masing brand.
Dasar penilaian adalah:

  1. Jenis bahan outer dan inner, closure dan elastic.
  2. Bentuk dari wing depan dan belakang, pasak dan lebar bagian paha dalam.
  3. Bahan insert dan soaker
  4. Bentuk dan daya tampung insert dan soaker
  5. Perbandingan harga.
Jenis bahan pembentuk pocket.

Sebagian besar pocket yang saya gunakan menggunakan inner microfleece sebagai lapisan dalam (inner) yang memberikan sifat meneruskan air sehingga tidak terasa basah walaupun sudah terkena cairan. Hanya minikinizz leflat, zigie zag dan pempem! saja yang menggunakan suede cloth sebagai lapisan dalam popok. Kegunaan suede cloth sama dengan microfleece tetapi memiliki kecenderungan berbeda.

Bahan microfleece tidak memberikan rasa tetap kering seketika, maksudnya… perlu penggunaan dan pencucian berkali-kali sehingga akhirnya bahan itu bisa benar-benar memberikan rasa kering. Ketika baru digunakan selama 1 bulan, bahan microfleece ini lebih lembab ketika telah dikenakan cairan. Namun setelah penggunaan lebih dari 2 bulan, lapisan microfleece terasa lebih kering dibandingkan suede cloth. Hal ini dapat saya simpulkan setelah menggunakan pembalut kain dengan bahan suede cloth dan microfleece. Selain suede cloth yang lebih unggul dalam rasa tetap keringnya sejak pertama kali digunakan, keunggulanan dari suede cloth adalah mudah dibersihkan dari sisa kotoran padat yang menempel dalam bentuk lebih cair. Sedangkan untuk microfleece memberikan kecenderungan sering ditemukan sisa pup terperangkap di bagian pori-pori bahan. Namun keduanya tidak tertutup kemungkinan memerlukan usaha tertentu untuk dibersihkan dari kotoran padat terutama dari pup yang dibiarkan lama dalam popok.

Bahan microfleece juga lebih lembut dan empuk dikulit sehingga bagi popok dengan elastic yang keras tetap akan terasa lebih empuk dibandingkan dengan inner suede cloth. Setelah lama digunakan hampir 3 tahun lebih, bahan dengan microfleece menipis dan mulai rontok, sedangkan untuk suede cloth akan membrudul. Namun saya tidak melihat bahaya bagi bagian genital terutama pada bayi perempuan, karena bagian genital mereka tertutup rapat ketika penggunaan popok dan bagian yang rontok atau membrudul tidak masuk kedalam. Tapi dari segi estetika tentu tidak nyaman.

Dari beberapa popok microfleece mempunyai jenis berbeda. Inner microfleece untuk nathabam lebih tebal dari yang lain sehingga memerlukan waktu untuk melakukan prewash agar dapat meneruskan air dengan sempurna, tidak seperti brand yang lain. 

Bahan luar atau outer dari pocket terdiri dari 3 macam pilihan

  1. Polyurethane Laminate / PUL (pempem!, zigie zag, mommiluna, enfiesta, nathabam, eco g, gg, cluebebe)
  2. Minky dilaminasi (minikinizz )
  3. Fleece (enphilia)

Bahan polyester laminasi /PUL yang digunakan masing-masing brand juga berbeda. Bahan outer pempem! dan enfiesta dan nathabam terasa lebih tebal dibandingkan gg dan cluebebe. Dan bahan outer zigie zag dan mommiluna juga terasa lebih elastis dan lentur dengan ketebalan diantaranya. Mungkin karena itu brand zigie zag dan mommiluna digunakan juga sebagai swim diaper.

Bahan minky laminasi terasa lebih nyaman ketika kita pegang dibandingkan dengan PUL saja, juga lebih lentur. Bulu-bulu halus dibagian luar juga memberikan kesan empuk.

Bahan outer dengan fleece merupakan alternatif popok kain modern yang benar-benar memberikan kulit bayi dapat bernafas dengan bebas, udara panas yang keluar bersamaan dengan air seni bayi langsung menguap keluar karena tanpa lapisan laminasi. Kelemahannya bagi bayi dengan kualitas air seni yang banyak akan terasa outer dari bahan fleece ini menjadi lembab. Walaupun bagi saya pribadi tidak masalah karena itu artinya popok harus segera diganti sebelum terjadi kecelakaan, tetapi tidak untuk beberapa ibu yang lain karena takut terkena najis. Bahan fleece ini lambat laun akan menipis dengan catatan cuci kering pakai selama 1.5 tahun, bahkan juga menjadi melebar. Hingga saya sarankan untuk menggunakan laundry net jika mencuci dengan mesin atau jangan diperas dengan dipelintir jika mencuci dan mengeringkan dengan tangan.

Kekurangan dari bahan yang dilaminasi adalah bahan tersebut akan mengelupas jika tidak dirawat dengan baik.  Saya sarankan untuk menjemurnya dengan inner menghadap matahari dan lekas diangkat apabila sidah kering, jangan dibiarkan terjemur lama hingga menjadi kaku seperti kerupuk. Selain itu jangan direndam bermalam.

Kantong tempat memasukan insert ada 2 macam. Hanya honey dew echo dan nathabam side aplix yang menggunakan kantong di bagian depan inner, sedangkan lainnya berada dibelakang sejajar dengan elastic di pinggang belakang.  Tidak ada perbedaan yang berarti dalam cara memasukan insertnya.

Closure terdapat 2 pilihan snap dan velcro. Favorit saya adalah side aplix lebih mudah dari pada menggunakan snap dan lebih rapi daripada menggunakan front velcro.

Elastic favorit saya adalah enphilia dan enfiesta karena lebih empuk dan tidak mudah mulur. Sedangkan yang lain akan terasa keras ketika masih baru.

Brand Outer Inner Closure Kantong
Enfiesta limited(2012, 2013) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Gg original (2011) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Enphilia original (2011) fleece microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Enphilia crispy (2011, 2013) fleece microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Cluebebe pocket classic (2013) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Eco g (2013) Polyester PUL microfleece velcro suede
Mommiluna (2013) Polyester PUL Mengandung lycra microfleece suede inner belakang dengan elastic
Minikinizz leflat (2013) Polyester PUL suede snap inner belakang dengan elastic
Minikinizz imoet (2013) Polyester PUL microfleece snap inner belakang dengan elastic
Pempem! Velcro (2013) Polyester PUL suede snap inner belakang tanpa elastic
Honey dew echo (2013) Polyester PUL microfleece snap inner depan
Nathabam side aplix (2012,2013) Polyester PUL microfleece side velcro inner depan
Zigie Zag first edition (2011) 2 lapis (katun printed dan PUL) suede suede suede
Bentuk sayap depan, belakang, pasak dan lebar paha bagian dalam

Dari segi ukuran pasak dan lebar popok, Zigie zag merupakan popok dengan potongan /bentuk yang lebih besar dari pada popok brand lainnya. Bagian sayap depan dan belakang juga lebar dan besar, sehingga sering menyakitkan bagi bayi berpaha besar. Bentuk nya hampir sama dengan pempem! namun ukuran pempem masih lebih kecil sedikit dan sayap depan pempem tidak lebar dan besar seperti zigie zag. Jenis pocket yang menurut saya sangat manis dan nyaman untuk bayi saya adalah enfiesta limited dan enphilia original. Bagian sayap depan dan belakang panjang, ramping, begitu pula dengan sayap belakang, sehingga tidak menyakitkan bagi bayi berpaha besar. Pasak nya pas untuk bayi dengan berat 4-13 kg.  Lebar bahan bagian paha dalam juga lebih kecil dari semua jenis pocket lainnya (dengan nathabam side aplix hampir sama besar) sehingga tidak membuat bayi saya terlalu mengangkang ketika menggunakannya, terutama ketika bayi saya berusia 2 bulan sekalipun. Bagian sayap depan dan belakang gg sama panjangnya dengan enfiesta tetapi pasak dan lebar bagian paha dalam lebih besar sedikit, sehingga lebih pantas untuk bayi bertubuh besar.  Bentuk sayap depan, belakang cluebebe sama dengan gg tapi lebih pendek sehingga tidak dapat digunakan untuk bayi bertubuh besar, sedangkan lebar bagian paha dalamnya sama besar dengan gg. Mommiluna, eco g merupakan popok ekonomis yang memang dirancang untuk bayi bertubuh kecil (tidak lebih dari 13 kg)  tapi masih cukup nyaman dikenakan karena lebar sayap depan dan belakangnya cukup pangjang dan ramping. Minikinizz lefalt/kyut/imoet tidak jauh berbeda dengan cluebebe. Nathabam side aplix merupakan jenis yang berbeda sehingga saya sulit untuk menentukannya. Lebar sayap depan dan belakangnya berbeda dari umumnya, tapi dapat digunakan dari bayi berpaha kecil hingga bayi berpaha dan berperut besar. Karena side aplix tidak menahan perut sehingga tidak tertekan.

Bahan insert dan soaker

tobe continued yaaaaa huammmmm