Catatan harian popok: Review Pocket Diaper Lokal

Kali ini saya akan memberikan perbandingan popok kain yang saya pilihkan untuk anak saya selama 3 tahun ini. Review akan bertahap sesuai jenis popok.
Hampir semua popok kain saya adalah produksi dalam negeri. Berikut brand pocket berdasarkan tahun pembelian, review berdasarkan hasil penggunaan minimal 2 bulan terakhir:

  • Enfiesta limited(2012, 2013)
  • Gg original (2011)
  • Enphilia original (2011)
  • Enphilia crispy (2011, 2013)
  • Cluebebe pocket classic (2013)
  • Eco g (2013)
  • Mommiluna (2013)
  • Minikinizz leflat (2013)
  • Minikinizz kyut (2013)
  • Pempem! Velcro (2013)
  • Honey dew echo (2013)
  • Nathabam side aplix (2012,2013)
  • Zigie Zag first edition (2011)

Review akan saya bagi berdasarkan pocket dan insert bundling dari masing-masing brand.
Dasar penilaian adalah:

  1. Jenis bahan outer dan inner, closure dan elastic.
  2. Bentuk dari wing depan dan belakang, pasak dan lebar bagian paha dalam.
  3. Bahan insert dan soaker
  4. Bentuk dan daya tampung insert dan soaker
  5. Perbandingan harga.
Jenis bahan pembentuk pocket.

Sebagian besar pocket yang saya gunakan menggunakan inner microfleece sebagai lapisan dalam (inner) yang memberikan sifat meneruskan air sehingga tidak terasa basah walaupun sudah terkena cairan. Hanya minikinizz leflat, zigie zag dan pempem! saja yang menggunakan suede cloth sebagai lapisan dalam popok. Kegunaan suede cloth sama dengan microfleece tetapi memiliki kecenderungan berbeda.

Bahan microfleece tidak memberikan rasa tetap kering seketika, maksudnya… perlu penggunaan dan pencucian berkali-kali sehingga akhirnya bahan itu bisa benar-benar memberikan rasa kering. Ketika baru digunakan selama 1 bulan, bahan microfleece ini lebih lembab ketika telah dikenakan cairan. Namun setelah penggunaan lebih dari 2 bulan, lapisan microfleece terasa lebih kering dibandingkan suede cloth. Hal ini dapat saya simpulkan setelah menggunakan pembalut kain dengan bahan suede cloth dan microfleece. Selain suede cloth yang lebih unggul dalam rasa tetap keringnya sejak pertama kali digunakan, keunggulanan dari suede cloth adalah mudah dibersihkan dari sisa kotoran padat yang menempel dalam bentuk lebih cair. Sedangkan untuk microfleece memberikan kecenderungan sering ditemukan sisa pup terperangkap di bagian pori-pori bahan. Namun keduanya tidak tertutup kemungkinan memerlukan usaha tertentu untuk dibersihkan dari kotoran padat terutama dari pup yang dibiarkan lama dalam popok.

Bahan microfleece juga lebih lembut dan empuk dikulit sehingga bagi popok dengan elastic yang keras tetap akan terasa lebih empuk dibandingkan dengan inner suede cloth. Setelah lama digunakan hampir 3 tahun lebih, bahan dengan microfleece menipis dan mulai rontok, sedangkan untuk suede cloth akan membrudul. Namun saya tidak melihat bahaya bagi bagian genital terutama pada bayi perempuan, karena bagian genital mereka tertutup rapat ketika penggunaan popok dan bagian yang rontok atau membrudul tidak masuk kedalam. Tapi dari segi estetika tentu tidak nyaman.

Dari beberapa popok microfleece mempunyai jenis berbeda. Inner microfleece untuk nathabam lebih tebal dari yang lain sehingga memerlukan waktu untuk melakukan prewash agar dapat meneruskan air dengan sempurna, tidak seperti brand yang lain. 

Bahan luar atau outer dari pocket terdiri dari 3 macam pilihan

  1. Polyurethane Laminate / PUL (pempem!, zigie zag, mommiluna, enfiesta, nathabam, eco g, gg, cluebebe)
  2. Minky dilaminasi (minikinizz )
  3. Fleece (enphilia)

Bahan polyester laminasi /PUL yang digunakan masing-masing brand juga berbeda. Bahan outer pempem! dan enfiesta dan nathabam terasa lebih tebal dibandingkan gg dan cluebebe. Dan bahan outer zigie zag dan mommiluna juga terasa lebih elastis dan lentur dengan ketebalan diantaranya. Mungkin karena itu brand zigie zag dan mommiluna digunakan juga sebagai swim diaper.

Bahan minky laminasi terasa lebih nyaman ketika kita pegang dibandingkan dengan PUL saja, juga lebih lentur. Bulu-bulu halus dibagian luar juga memberikan kesan empuk.

Bahan outer dengan fleece merupakan alternatif popok kain modern yang benar-benar memberikan kulit bayi dapat bernafas dengan bebas, udara panas yang keluar bersamaan dengan air seni bayi langsung menguap keluar karena tanpa lapisan laminasi. Kelemahannya bagi bayi dengan kualitas air seni yang banyak akan terasa outer dari bahan fleece ini menjadi lembab. Walaupun bagi saya pribadi tidak masalah karena itu artinya popok harus segera diganti sebelum terjadi kecelakaan, tetapi tidak untuk beberapa ibu yang lain karena takut terkena najis. Bahan fleece ini lambat laun akan menipis dengan catatan cuci kering pakai selama 1.5 tahun, bahkan juga menjadi melebar. Hingga saya sarankan untuk menggunakan laundry net jika mencuci dengan mesin atau jangan diperas dengan dipelintir jika mencuci dan mengeringkan dengan tangan.

Kekurangan dari bahan yang dilaminasi adalah bahan tersebut akan mengelupas jika tidak dirawat dengan baik.  Saya sarankan untuk menjemurnya dengan inner menghadap matahari dan lekas diangkat apabila sidah kering, jangan dibiarkan terjemur lama hingga menjadi kaku seperti kerupuk. Selain itu jangan direndam bermalam.

Kantong tempat memasukan insert ada 2 macam. Hanya honey dew echo dan nathabam side aplix yang menggunakan kantong di bagian depan inner, sedangkan lainnya berada dibelakang sejajar dengan elastic di pinggang belakang.  Tidak ada perbedaan yang berarti dalam cara memasukan insertnya.

Closure terdapat 2 pilihan snap dan velcro. Favorit saya adalah side aplix lebih mudah dari pada menggunakan snap dan lebih rapi daripada menggunakan front velcro.

Elastic favorit saya adalah enphilia dan enfiesta karena lebih empuk dan tidak mudah mulur. Sedangkan yang lain akan terasa keras ketika masih baru.

Brand Outer Inner Closure Kantong
Enfiesta limited(2012, 2013) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Gg original (2011) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Enphilia original (2011) fleece microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Enphilia crispy (2011, 2013) fleece microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Cluebebe pocket classic (2013) Polyester PUL microfleece velcro inner belakang dengan elastic
Eco g (2013) Polyester PUL microfleece velcro suede
Mommiluna (2013) Polyester PUL Mengandung lycra microfleece suede inner belakang dengan elastic
Minikinizz leflat (2013) Polyester PUL suede snap inner belakang dengan elastic
Minikinizz imoet (2013) Polyester PUL microfleece snap inner belakang dengan elastic
Pempem! Velcro (2013) Polyester PUL suede snap inner belakang tanpa elastic
Honey dew echo (2013) Polyester PUL microfleece snap inner depan
Nathabam side aplix (2012,2013) Polyester PUL microfleece side velcro inner depan
Zigie Zag first edition (2011) 2 lapis (katun printed dan PUL) suede suede suede
Bentuk sayap depan, belakang, pasak dan lebar paha bagian dalam

Dari segi ukuran pasak dan lebar popok, Zigie zag merupakan popok dengan potongan /bentuk yang lebih besar dari pada popok brand lainnya. Bagian sayap depan dan belakang juga lebar dan besar, sehingga sering menyakitkan bagi bayi berpaha besar. Bentuk nya hampir sama dengan pempem! namun ukuran pempem masih lebih kecil sedikit dan sayap depan pempem tidak lebar dan besar seperti zigie zag. Jenis pocket yang menurut saya sangat manis dan nyaman untuk bayi saya adalah enfiesta limited dan enphilia original. Bagian sayap depan dan belakang panjang, ramping, begitu pula dengan sayap belakang, sehingga tidak menyakitkan bagi bayi berpaha besar. Pasak nya pas untuk bayi dengan berat 4-13 kg.  Lebar bahan bagian paha dalam juga lebih kecil dari semua jenis pocket lainnya (dengan nathabam side aplix hampir sama besar) sehingga tidak membuat bayi saya terlalu mengangkang ketika menggunakannya, terutama ketika bayi saya berusia 2 bulan sekalipun. Bagian sayap depan dan belakang gg sama panjangnya dengan enfiesta tetapi pasak dan lebar bagian paha dalam lebih besar sedikit, sehingga lebih pantas untuk bayi bertubuh besar.  Bentuk sayap depan, belakang cluebebe sama dengan gg tapi lebih pendek sehingga tidak dapat digunakan untuk bayi bertubuh besar, sedangkan lebar bagian paha dalamnya sama besar dengan gg. Mommiluna, eco g merupakan popok ekonomis yang memang dirancang untuk bayi bertubuh kecil (tidak lebih dari 13 kg)  tapi masih cukup nyaman dikenakan karena lebar sayap depan dan belakangnya cukup pangjang dan ramping. Minikinizz lefalt/kyut/imoet tidak jauh berbeda dengan cluebebe. Nathabam side aplix merupakan jenis yang berbeda sehingga saya sulit untuk menentukannya. Lebar sayap depan dan belakangnya berbeda dari umumnya, tapi dapat digunakan dari bayi berpaha kecil hingga bayi berpaha dan berperut besar. Karena side aplix tidak menahan perut sehingga tidak tertekan.

Bahan insert dan soaker

tobe continued yaaaaa huammmmm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s