Catatan Harian popok kain: Mitos Salah Tentang Popok Kain

Kenapa kami menyebutnya spooky… karena beberapa alasan ini yang menyebabkan banyak ayah bunda masih enggan dan takut untuk beralih dari disposal diaper ke popok kain. Beberapa alasan ini merupakan hasil resume sebagian saja, belum semua alasan berhasil kami rangkumkan.

MAHAL

Iya popok kain modern pada awalnya akan terlihat mahal bahkan sangat mahal. 1 popok kain bisa untuk membeli 1 plastik besar disposal diaper (isi 68-72 pc) dengan kualitas bagus. Tapi tahukah ayah bunda berapakah disposal diaper yang ayah bunda buang setiap harinya selama si anak belum juga lulus toilet training? Berdasarkan pengalaman pribadi saya anak pertama saya menghabiskan 1440 buah disposal diaper (lihat notes sebelumnya) dari ukuran S hingga XL (kurang lebih 3 tahun penggunaan) dan saya menggunakan hanya untuk keperluan tidur malam hari dan bepergian setiap sabtu dan minggu. Hitungan ini masih kasar , karena belum dengan disposal diaper yang baru digunakan sebentar tapi sudah langsung kotor terkena pup.

Seandainya 1 plastik besar isi 70 disposal diaper itu sama dengan 1 popok kain, maka saya sudah bisa mendapatkan 21 paket popok kain. Padahal selama setahun saya mulai menggunakan popok kain bagi anak ketiga saya, saya hanya memerlukan 16 paket popok. itupun saya pilih dengan harga yang ekonomis dan sesuai keperluan. Dari ke 16 paket popok itu 8 diantarannya adalah hasil buatan saya sendiri (sekarang sih sudah berkurang elastis nya pada copot, heheh bukan produsen popok kain sih). Saat ini popok kain modern sudah tersedia dengan berbagai jenis dan variasi harga loh. Jadi masihkah anda berpikir popok kain itu mahal?

 

Susah dalam membersihkannya dan harus dicuci dengan tangan

Iya awalnya akan terlihat sulit dan rumit dan harus telaten. Ternyata setelah dijalani jauh dari bayangan sebelumnya. Membersihkan popok kain modern tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan hadirnya teknologi baru, bahan-bahan pembentuk popok kain semakin hebat. Popok kain modern umumnya mempunyai inner (lapisan dalam) yang bersifat stay dry (tetap terasa kering) dan mudah dibersihkan. Kotoran padat si kecil tidak akan menempel terlalu kuat pada lapisan ini sehingga dengan semprotan air dari selang dengan mudah melepaskan kotoran padat walaupun masih bersifat lunak. Jadi kotoran padat dapat ayah bunda buang sesuai pada tempatnya yaitu di dalam toilet (septic tank). Noda akibat dari kotoran padat yang sulit dihilangkan dapat menggunakan air jeruk nipis lalu popok kain yang sudah bersih dijemur dibawah terik matahari. Sinar matahari merupakan pembersih alami yang ampuh mehinlangkan noda kotoran padat. Noda tersebut lambat laun akan hilang dengan sendirinya.

Cukup ayah bunda perhatikan saja rambu lampu merahnya: hindari penggunaan pemutih dan jangan menggunakan pelembut pakaian. Pemutih dapat merusak serat bahan pembuat popok kain. Namun penggunaan pemutih sesekali (sebulan sekali) bagi insert microfiber anda akan membuat insert tersebut lebih putih dan wangi segar. Tapi ingat untuk selalu extra bilas. Pelembut pakaian dapat menimbulkan lapisan lilin yang membuat popok kain modern tidak menyerap dengan sempurna. Selain itu tidak semua kulit bayi cocok dengan pemutih dan pelembut pakaian. Best practice untuk membersihkan popok kain adalah

Selalu bilas popok kain yang sudah kotor setelah ayah bunda selesai dengan si kecil. Pembilasan awal sangat berguna untuk menghidari penimbunan pee dan pup si kecil menjadi keras sehingga menimbulkan bau yang sangat tidak sedap (pesing).
Hindari pemutih dan jangan menggunakan pelembut pakaian.
Gunakan 1/4 takaran detergen biasa jika ayah bunda memutuskan menggunakan cuci tangan dan selalu extra bilas dari pencucian pakaian biasa jika menggunakan mesin cuci dan digabung dengan pakaian lain.
Jangan lupa si laundry tab agar terpasang dengan baik. Gunakan laundry net jika ada ketika mencuci dengan mesin cuci.Ini akan memperpanjang umur popok kain modern

Daya serap dan daya tampung popok kain modern tidak sehebat dan selama disposal diaper

Yup, setuju dengan pernyataan ini. Disposal diaper mempunyai gel yang bekerja ampuh menyerap pee lebih banyak dan menahannya hingga lebih dari 6 jam. Tapi tahukan ayah bunda, bahwa kebiasaan menggunakan disposal diaper terlalu lama tidak disarankan karena akan menyebabkan berkembang biaknya bakteri penyebab penyakit saluran kemih (terutama bagi bayi perempuan). Yang terbaik adalah mengganti disposal diaper setiap 4 jam sekali sehingga organ kelamin buah hati kita terjaga akan kebersihannya. Nah tapi pada prakteknya banyak sekali ayah bunda atau pun penjaga lainnya yang malas atau pun lupa untuk menggantinya apalagi demi alasan berhemat sehingga disposal diaper digunakan dari pagi hingga sore baru diganti. Bisakah ayah bunda bayangkan bagaimana rasanya menggunakan disposal diaper kotor selama berjam-jam. Tidak heran jika banyak bayi yag mengalami ruam karenanya.

Nah popok kain modern saat ini mempunyai kualitas hebat yang bisa bertahan menampung pee si kecil antara 2-4 jam bahkan bisa sampai 6 jam (tergantung metabolisme bayi) maksimum, sebelum akhirnya penuh dan bocor samping. Sehingga ayah bunda dan penjaga lainnya akan selalu dan terpaksa ingat untuk segera membersihkan organ kelamin si kecil dan mengganti popok kain kotor dengan yang bersih. Dengan menggunakan popok kain modern membuat ayah bunda dan penjaga bayi lainnya menjadi lebih disiplin dalam membersihkan organ kelamin si kecil setiap saat. Jadi kesehatan organ kelamin si kecil terjaga dengan baik.

 

Popok kain modern juga sering menyebabkan ruam

yup, ini benar juga. Memang tidak semua kulit bayi bisa menerima popok kain modern yang sama dengan bayi yang lainnya. Jadi setiap bahan ataupun ukuran dan bentuk popok kain tidak berlaku umum cocok untuk semua bayi. Karena itu banyak sekali tersedia pilihan popok kain modern yang dapat dipilih. Jadi jangan beli sebelum bayi ayah bunda lahir. Banyak bertanyalah pada penjual popok kain. Tunggu ketika bayi ayah bunda lahir, baru coba memilih satu per satu sesuai dengan postur si bayi dan metabolismenya dan budget yang sudah ayah bunda tentukan sebelumnya. Dengan demikian ayah bunda akan dapat mengurangi pengeluaran percuma dari popok kain modern yang tidak cocok itu.

 

Penggunaan popok kain modern hanya untuk di rumah sehingga harus tersedia disposal diaper untuk berpergian.

Salah besar!!! Popok kain modern tidak saja bisa digunakan untuk di dalam rumah atau siang hari. Popok kain modern bisa digunakan untuk acara tidur malam atau pun saat berpergian. Semuanya kembali lagi kepada bahan pembentuk popok kain modern yang canggih itu. Selama ayah bunda disiplin dalam mengganti popok kain modern dengan yang bersih, ayah bunda akan terhindar dari kecelakaan kecil karena popok kain yang sudah penuh. Repot? aaahh ngga juga kok. semuanya karena ayah bunda belum terbiasa.

Ketika bepergian mungkin ayah bunda harus membawa tas extra untuk menampung popok kain modern yang bersih dan yang kotor. Tapi sekali lagi ini hanyalah masalah pemahaman yang belum terbiasa dengan hidup disiplin yang bersih dan sehat.

Daya serap dan daya tampung popok kain modern makin lama akan makin menurun

Yup, betul sekali. Semua barang yang terus menerus digunakan akan mengalami penurunan kinerja. Tapi paling tidak dia tidak bermanfaat sekali pakai, kotor lalu dibuang khan. Bahkan ada beberapa proses yang bisa ayah bunda lakukan untuk memperbaiki kinerja popok kain modern. Ayah bunda bisa melakukan stripping untuk mengurangi penimbunan amoniac dan detergen yang ada pada popok kain sehingga popok kain modern bisa kembali menyerap dan menampung cairan dengan baik. Ayah bunda juga bisa memperbaiki bagian-bagian popok kain dari closure (velcro atau pun snap) nya juga elastis pada bagian perut, pinggang dan lingkar paha yang sudah mengendur agar kembali kuat.

Penggunaan popok kain modern tidak ramah lingkungan karena menghabiskan banyak air

Iya, air adalah sahabat paling terdekat dan pembersih alami. Popok kain modern harus dibersihkan dengan sempurna dari sisa amoniac dan detergent melalui proses pembilasan yang bisa saja berkali-kali. Tapi jika kita menggunakan takaran detergen yang sedikit atau bahkan menggukan pembersih alami seperti cuka, baking soda, air jeruk nipis etc, maka sisa air bilasan bisa digunakan untuk menyiram tanaman. jadi tidak ada energi percuma yang terbuang kecuali sedikit tenaga untuk melakukannya. yah hitung-hitung olah raga yah.

Banyak ayah bunda yang sudah mulai mengurangi bahkan meninggalkan disposal diaper dengan merubah pemahaman mereka yang menakutkan tentang popok kain modern. Semoga ayah bunda salah satunya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s