Catatan harian popok kain: Detergent

Saya adalah orang yang senang melakukan percobaan. Saya tidak akan berhenti hingga saya puas dengan percobaan saya.

Kali ini percobaan saya adalah mencari detergent yang bagus untuk koleksi popok kain saya.

Persyaratan yang harus dimiliki oleh detergent tersebut adalah:

  1. Mudah diperoleh dan ekonomis
  2.  Dapat membersihkan dengan baik hingga ke serat kain dan melenyapkan noda.
  3. Tidak menyebabkan alergi
  4. Mudah dibilas dan tidak meninggalkan residu.
  5. Ramah lingkungan.

Detergent yang sudah saya coba antara lain daia, attack easy bubuk, attack cair, ultraco, homemade detergent racikan saya sendiri dan biji klerak.

Untuk detergent yang dijual umum seperti daia, attack saya gunakan hanya 1/3 takaran untuk 1 ember air. Dari 4 faktor yang saya tetapkan, faktor mudah dibilas dan tidak meninggalkan residu tidak terpenuhi. Popok saya cenderung mudah bau, kasar dan kaku. Saya harus melakukan pembilasan hingga 3x bahkan bau pesing terkadang masih tercium tapi tidak menyengat. Tidak semua detergent tersebut aman bagi lingkungan karena adanya kandungan surfaktan yang bekerja untuk mengangkat kotoran dan tidak membuatnya kembali menempel pada bahan. Dalam attack tertulis bahwa bahan yang mereka gunakan aman bagi lingkungan atau biogradable.

Ultraco saya gunakan paling lama. Detergent ini hanya tersedia di toko online atau toko offline yang menyediakan produk-produk popok dan perlengkapan bayi. Saya menggunakan ultraco dengan takaran 1 sdm untuk air 1 ember penuh. Cukup ampuh dalam menghilangkan bau pesing tapi tidak dengan noda. Noda pup biasanya baru hilang atau memudar setelah dijemur dibawah sinar matahari. Ultraco mudah dibilas, biasanya dengan bilasan kedua, busa sudah tidak ada lagi. Walau begitu inner popok saya cenderung putih. Tidak bewarna gelap.

Homemade detergent racikan saya. Mudah dibuat dan hemat. Tapi mungkin salah satu bahan,yang diperlukan akan sulit diperoleh karena hanya tersedia toko kimia. Mudah dibilas dan ampuh menghilangkan noda pup. I love it. Warna insert dan inner tetap putih. Tidak meninggalkan bau pesing. Tapi setelah dijemur popok dan insert sedikit kaku. Untuk mengatasinya saya sering mebilas kembali dengan cuka atau air hangat.

Sabun dari biji klerak dapat diperoleh dari toko yang menjual bahan batik atau dapat dibuat sendiri. Pembuatannya tidak sulit. Bahkan dengan bijinya saja langsung dapat digunakan untuk mencuci tanpa perlu diolah. Hasil pencucian dengan biji klerak bersih dari bau pesing. Tapi tidak menghilangkan noda pup atau bau dari pup jika sangat kuat. Tapi bau ini dapat diatasi dengan menggosok bagian yang masih berbau dengan sabun klerak lalu bilas kembali. Popok dan insert tidak menjadi kaku tapi warna putih akan sedikit menggelap. Untuk mendapatkan biji klerak dapat dibeli toko perlengkapan popok atau langsung ke pasar di daerah jawa tengah yang masih mempunyai persedian biji ini setiap saat. Residu yang tinggal dapat saya katakan tidak ada. Sabun dari biji klerak ini jarang menimbulkan alergi bagi penggunanya. Karena terbuat dari bahan 100% alami, sabun ini dijamin ramah lingkungan.

Kesimpulan

Tidak ada detergent yang sempurna untuk membersihkan popok. Tapi mendekati sempurna tentu lebih baik agar popok yang dimiliki dapat digunakan untuk jangka waktu lama.  Berikut tabel kesimpulan saya.

Penilaian Daia Attack Ultraco HomemadeDetergent Klerak
1. Mudah diperoleh dan ekonomis 2 2 2 1
2.  Dapat membersihkan dengan baik hingga ke serat kain dan melenyapkan noda. 1 1 1 2 1
3. Tidak menyebabkan alergi 2 2 2
4. Mudah dibilas dan tidak meninggalkan residu. 2 2 1 2
5. Ramah lingkungan. 1 2 2 2
Nilai 3 6 7 9 8
**nilai sempurna adalah 10

Apakah anda pengguna popok  kain, bagaimana detergent yang anda pilih? Tulis komentar dibawah yaa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s